Kaimana, 15 November 2024 – Berlokasi di Ruang Rapat Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kaimana, Bidang Ketahanan Pangan dan Distribusi Pangan mengadakan kegiatan Pelatihan Pola Pangan Harapan (PPH). Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kaimana ini berlangsung dengan sangat lancar.
Tujuan dari pelaksanaan kegiatan Pelatihan Pola Pangan Harapan (PPH) ini adalah untuk menghasilkan suatu komposisi norma (standar) pangan guna memenuhi kebutuhan gizi penduduk, yang mempertimbangkan keseimbangan gizi (nutritional balance) berdasarkan : cita rasa (palatability), daya cerna (digestability), daya terima masyarakat (acceptability).
Kegiatan ini juga di hadiri dari beberapa perwakilan dari masing-masing Bidang yang ada pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kaimana. Selain Pelatihan Pola Pangan Harapan (PPH), dalam kesempatan ini juga Alexander Furay, S.TP., M.Si juga menyampaikan Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi kepada para peserta pelatihan. Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi (SKPG) adalah alat deteksi dini untuk mengamati situasi pangan dan gizi di suatu wilayah. SKPG bertujuan untuk memberikan informasi dan rekomendasi kebijakan ketahanan pangan dan gizi secara berkesinambungan.
SKPG merupakan instrumen yang diadopsi dari Food and Nutrition Surveillance System (FNSS) yang digunakan di negara-negara berkembang sejak tahun 1976. Berikut adalah beberapa hal yang dilakukan dalam SKPG: Pengumpulan data, Pengolahan dan analisis data, Penyajian dan diseminasi informasi.
Hasil SKPG dapat digunakan untuk menentukan status ketahanan pangan dan gizi di suatu wilayah. Informasi ini kemudian menjadi dasar untuk menentukan bentuk intervensi yang diperlukan, seperti:
- Operasi pasar
- Bantuan pangan
- Kegiatan padat karya (food for work)
- Perumusan kebijakan
- Perencanaan
- Program-program perbaikan infrastruktur irigasi, transportasi